Tangerang — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Yasmin Hotel, Minggu (19/4/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran strategis kader dan alumni PMII dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa Halal Bihalal tidak sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang penting untuk memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi, dan membangun soliditas sosial di tengah dinamika masyarakat.

“Ini bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk merawat kebersamaan dan memperkuat persaudaraan sebagai fondasi pembangunan,” ujar Maesyal.
Ia memberikan apresiasi kepada Ikatan Alumni PMII Kabupaten Tangerang atas terselenggaranya kegiatan tersebut, yang dinilai mampu menghadirkan energi kolektif lintas generasi dalam memperkuat kohesi sosial.
Lebih jauh, Maesyal menekankan peran vital PMII sebagai organisasi kader dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Menurutnya, kontribusi aktif kader dan alumni PMII menjadi kunci dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami membutuhkan kolaborasi nyata dari seluruh elemen, termasuk keluarga besar PMII, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Tangerang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Berbagai program strategis terus digulirkan, mulai dari beasiswa pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penguatan kapasitas generasi muda.
“Kami ingin memastikan generasi muda Tangerang memiliki akses pendidikan yang layak dan kompetensi yang mampu bersaing di masa depan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter masyarakat.
“Kita membangun manusia yang berakhlakul karimah, menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Di situlah kekuatan utama daerah ini,” katanya.
Menutup sambutannya, Maesyal menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan.
“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi,” pungkasnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri unsur Forkopimda, pengurus serta alumni PMII, dan tokoh masyarakat Kabupaten Tangerang.
(San)

