TANGERANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang kembali mengirimkan bantuan kepada korban bencana alam di pulau Sumatera, pada momen dilantiknya sejumlah struktur baru kepengurusan di total 29 kecamatan di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis 12 Februari 2026.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, mengungkapkan sebanyak 464 struktur kepengurusan PMI di 29 Kecamatan se Kabupaten Tangerang resmi dilantik, mulai dari Dewan Pembina, Ketua sampai Anggota.

Sementara itu bantuan yang disiapkan pada momen tersebut, akan dikirimkan melalui PMI pusat untuk korban bencana di alam pulau Sumatera, diantaranya Provinsi Aceh, Sumatera Utara serta Sumatera Barat.
“Hari ini ini kita resmi melantik 464 pengurus kecamatan se Kabupaten Tangerang, yang bertepatan dengan HUT PMI Kabupaten Tangerang Ke-68, ” ujar Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Kamis 12 Februari 2026.
Bantuan yang disalurkan lanjutnya, merupakan donasi dari para ASN, masyarakat serta pengusaha di Kabupaten Tangerang, sebagai bentuk keperdulian kemanusiaan terhadap para korban bencana alam.
“Sebelumnya sudah disalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp2,7 miliar. Kini kita kembali salurkan bantuan dalam bentuk barang atau peralatan ibdah,” kata pria yang akrab disapa Rudi itu.
Sementara itu diungkapkan Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, berdasarkan hasil penggalangan dana, kini PMI Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan untuk para korban bencana alam dalam bentuk barang.

Diantaranya sarung sebanyak 3.000 pcs, mukena 3.000 pcs, baju koko 3.000 pcs, sajadah 3.000 pcs, dan Al-Qur’an 2.000 pcs. Disumbangkan untuk korban bencana alam yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian menjelang Ramadhan, supaya saudara-saudara kita yang disana tetap bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman, ” kata Soma Atmaja.
Dirinya juga berpesan kepada seluruh kader PMI di seluruh Kabupaten Tangerang, untuk tetap semangat dan komitmen untuk berjuang demi kemanusiaan. Khusunya, mereka yang terdampak bencana, baik itu di Kabupaten Tangerang, ataupun diluar Kabupaten Tangerang.

