TANGERANG — Seorang pelajar berusia 19 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat kegiatan Pramuka di Madrasah Tsanawiyah Yayasan Al Hamidiyah, Kampung Tipar, Desa Tipar Raya, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 18.15 WIB.
Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana membenarkan peristiwa tersebut. Korban merupakan seorang pembina Pramuka sekaligus pelajar SMA 10 Jambe yang berdomisili di Desa Rancabuaya, Kecamatan Jambe.
“Peristiwa terjadi saat kegiatan perkemahan Sabtu–Minggu (Persami) di lingkungan MTs Al Hamidiyah. Korban hendak memperbaiki peralatan sound system,” ungkap I Made Artana, Minggu 7 Desember 2025.
Menurut Made, berdasarkan keterangan saksi, saat itu korban bersama rekannya mengambil sound system dari rumah kepala sekolah yang lokasinya tidak jauh dari sekolah. Kondisi cuaca sedang gerimis sehingga tubuh korban dalam keadaan basah.
Sesampainya di lokasi, korban langsung menyambungkan kabel listrik ke stopkontak tanpa menggunakan alas kaki. Usai menyambungkan listrik ke perangkat sound system, korban memegang mikrofon untuk mengetes suara. Saat itulah korban tersengat aliran listrik hingga terjatuh.
“Seorang saksi bernama Serena Rizky sempat berusaha menolong, tapi justru ia ikut tersengat sebelum akhirnya melepaskan genggaman korban dari mikrofon. Korban kemudian segera dibawa ke RSUD Tigaraksa, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan” terangnya.
Saksi lainnya, Ridwan (46), warga Desa Tipar Raya, turut menyaksikan kejadian tersebut.
Pihak Polsek Tigaraksa pun telah berkoordinasi dengan Polresta Tangerang, untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek juga turut mendatangi lokasi kejadian serta melayat ke rumah duka.

