Jumat, 5 Jun 2026
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp
JawaraTangerang.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Jendela Dunia
  • Politik
  • Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Gaya Hidup
  • Tangerang
  • Banten
  • Kabupaten Tangerang
  • Bupati Tangerang
  • Pemkab Tangerang
  • Intan Nurul Hikmah
  • Polresta Tangerang
  • DPRD
  • mahasiswa
  • Tigaraksa
JawaraTangerang.idJawaraTangerang.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Bisnis
  • Kabar Olahraga
  • Jendela Dunia
  • Gaya Hidup
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Personalized
    • Read History
  • Categories
    • Bisnis
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Peristiwa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
- Advertisement -
Ad imageAd image
JawaraTangerang.id > Blog > Pemerintahan > Pemkab Tangerang Ambil Gagasan Dari Negara Kincir Angin Belanda Atasi Persoalan Banjir
Pemerintahan

Pemkab Tangerang Ambil Gagasan Dari Negara Kincir Angin Belanda Atasi Persoalan Banjir

Aditya Gismaya
Last updated: Juni 4, 2026 7:23 am
By Aditya Gismaya
3 Min Read
Foto : Pemkab Tangerang Ambil Gagasan Dari Negara Kincir Angin Belanda Atasi Persoalan Banjir | dok/adt
SHARE

TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang mengambil gagasan dari negara kincir angin, Belanda, untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, Rabu 3 Juni 2026. Ia menuturkan, berbagai gagasan lain pun dihasilkan setelah dilaksanakannya Tangerang International Development Seminar 2026 di ICE BSD, pada Senin 25 Mei lalu.

“Banyak kontribusi pemikiran dari para pakar yang disampaikan dalam dua Seminar yang dilaksanakan Bappeda. Tentunya juga yang dapat diimplementasikan di Kabupaten Tangerang, termasuk dari sisi perekonomian masyarakat, menangani kemiskinan dan pengangguran juga dari sisi lingkungan hidup seperti persoalan banjir,” ungkap Erwin.

Lanjut Erwin, pemikiran-pemikiran dari para pakar ini sangat dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan daerah. Hal ini karena tidak semua hal dikuasai oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tangerang.

Dimana dengan diadakannya forum dialog dengan berbagai macam bentuknya mulai dari seminar ataupun forum dialog lain, akan meningkatkan pengetahuan termasuk mendapatkan pemikiran-pemikiran dan mengupgrade kapasitas SDM ASN.

Khusus untuk persoalan banjir dalam tema infrastruktur dan lingkungan hidup, seminar tersebut mengundang Mr. Rob Van Der Most, Blue Deal Netherland seorang pembicara dari negara kincir angin Belanda.

You Might Also Like

Parah !! Oknum RT dan RW Diduga Jadikan Lahan Kosong di Pemukiman Warga Pembuangan Limbah Diduga B3
Pemkab Tangerang Raih Opini WTP ke-17 Kali Berturut-turut
DTRB Kabupaten Tangerang Perketat Pengawasan Legalitas Bangunan
Ade Putra Kembangkan Kebun Melon Hidroponik di Curug Wetan

“Kita mengundang Rob Van Der Most, pembicara dari belanda yang memaparkan teknik menangani banjir dengan kondisi Belanda yang berada di bawah permukaan air laut,” ungkapnya.

Dimana dengan kondisi daratan di bawah permukaan air laut, Belanda berhasil menangani persoalan-persoalan perairan yang dihadapi, bahkan berhasil memanfaatkan dengan maksimal.

“Itu yang ingin kita pelajari, siapa tau dari skenario-skenario yang sudah mereka implementasikan di Belanda, ada yang bisa kita implementasikan di Kabupaten Tangerang,” lanjut Erwin.

Keberhasilan Belanda dalam persoalan manajemen sumber daya air lanjutnya, juga disokong oleh sisi finansial yang kuat. Sehingga tidak semua konsep yang digunakan di Belanda, dapat diimplementasikan di Kabupaten Tangerang.

Namun demikian, memang ada sejumlah konsep yang diterapkan Belanda dapat diimplementasikan di wilayah. Seperti Nature Based Solution (NbS) atau solusi berbasis alam dan Hybrid Engineering, sebuah pendekatan rekayasa yang memadukan konstruksi buatan manusia dengan proses alamiah (berbasis ekosistem).

“Kalau dulu Belanda membangun tanggul-tanggul beton untuk menangani abrasi, sekarang pendekatannya dengan cara tanam vegetasi. Kan kalau udah seperti itu masa iya dia bisa kita gak bisa, dari sisi biaya juga lebih murah,” katanya.

Konsep serta pemikiran-pemikiran yang disampaikan dalam setiap seminar ini, akan mendapatkan filtrasi kurang lebih selama satu bulan ke depan.

“Paling dalam satu bulan ke depan kita akan melahirkan yang namanya Valuesibrid. Semacam kertas kebijakan yang nanti kita sampaikan ke pimpinan, terkait ide-ide serta gagasan yang dapat diimplementasikan di Kabupaten Tangerang,” tandasnya.

TAGGED:BanjirBantenBappedaBelandaKabupaten TangerangNegara Kincir AnginTangerang
Previous Article Diskusi Reboan Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer
Diskusi Reboan Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah
Regional
Satreskrim Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Pengerusakan Bus, 1 Pengamen Buron
Peristiwa
KLH RI Segel TPA Jatiwaringin Tangerang: Dinilai Parah Cemari Lingkungan
Peristiwa
Menteri LH Bakal Pidanakan Penanggung Jawab TPA Jatiwaringin
Nasional Pemerintahan
KLH RI Segel Gudang Limbah Milik PT Noor Annisa Kemikal
Peristiwa
Kebijakan UNIPI Tangerang Buat Susah, Mahasiswa Sampai Terjerat Pinjol
Regional
PT Power Steel Mandiri dan PT Power Steel Indonesia Disegel KLH
Peristiwa
KLH RI: Pemilik PT Noor Annisa Kemikal Segera Ditahan
Nasional

You May also Like

Regional

Rektor UNIPI Hadiri Forum Strategis LLDIKTI IV Bahas Percepatan Guru Besar

Maret 6, 2026
Regional

Ketua PMII Tangerang: Pilkada Tidak Langsung Berpotensi Mundurkan Demokrasi

Januari 14, 2026
Regional

DPRD Soroti Atap Sekolah Ambruk di Mauk : Jangan Hanya Perbaikan, Obati Trauma dan Investigasi Penyebabnya

Agustus 14, 2025
Regional

Tiga Bulan Henti Beroperasi Pekerja PT SLI Meradang : Anak Saya Butuh Makan

Februari 2, 2026
Show More
  • More News:
  • Tangerang
  • Banten
  • Kabupaten Tangerang
  • Bupati Tangerang
  • Pemkab Tangerang
  • Intan Nurul Hikmah
  • Polresta Tangerang
  • DPRD
  • mahasiswa
  • Tigaraksa
  • Wakil Bupati Tangerang
  • Banjir
  • DPRD Kabupaten Tangerang
  • Wakil Bupati
  • Maesyal Rasyid
  • Charlie Chandra
  • Gita Swarantika
  • Pemalsuan Surat Tanah
  • PN Tangerang
  • DLHK
JawaraTangerang.id

Portal Berita online dengan fokus penyajian peristiwa di wilayah Tangerang Raya dengan prinsip sajian berita faktual, menarik, edukatif dan terpercaya.

INFORMASI

  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KEJ
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

TOP KATEGORI

  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Jendela Dunia
  • Politik
  • Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Gaya Hidup

© 2025 JAWARATANGERANG.ID All Right Reserved.

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?