TANGERANG — Ratusan siswa sekolah mengikuti kejuaraan olahraga tradisional tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), tepatnya di Sekolah Menengah Atas (SMA) Darussalam, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Sabtu 6 Juni 2026.
Ketua Umum Kormi Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengungkapkan bahwa semua siswa yang hadir dan mengikuti kejuaraan olahraga tradisional pada momen tersebut adalah para pahlawan budaya. Olahraga tradisional yang diselenggarakan oleh KORMI ini lanjutnya, mengajarkan arti penting dari kerjasama serta bentuk pelestarian akar budaya tanah Banten yang sangat kaya.

“Kejuaraan ini adalah benteng pertahanan budaya kita, bukti bahwa kita tetap melestarikan warisan leluhur Nusantara khususnya kebudayaan tanah Banten yang kaya,” ungkap Intan di hadapan ratusan siswa peserta kejuaraan olahraga tradisional tersebut.
Dalam kesempatan tersebut ia berpesan, agar ajang kompetisi olahraga tradisional tingkat Provinsi Banten ini, dapat menjadi ajang silaturahmi antar siswa sekolah se provinsi Banten.
Selain itu, ia juga menerangkan bahwa SMA Darussalam yang merupakan tuan rumah kejuaraan olahraga tingkat Provinsi Banten di Kabupaten Tangerang tahun ini, telah mencetak banyak sekali prestasi tingkat nasional dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan banyaknya prestasi yang diraih menurutnya, kemungkinan besar SMA Darussalam sendiri akan menjadi pusat Olahraga Tradisional di Kabupaten Tangerang.
“SMA Darussalam ini telah mencetak prestasi, atlet-atlet olahraga yang sudah mendapatkan medali di beberapa tahun lalu di NTB,” katanya.
Dirinya mengaskan para atlet siswa yang berprestasi dalam ajang kejuaraan ini, dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan di tingkat nasional tahun ini yang direncanakan akan digelar di Gorontalo. “Kita berharap dengan pembinaan ini, kejuaraan ini mencetak lagi atlet-atlet berprestasi untuk melestarikan olahraga tradisional,” tandasnya.
Sementara itu di lokasi yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Dr. Drs. H. Ahmad Syaukani, mengungkapkan apresiasi yang tinggi dengan diselenggarakannya kejuaraan olahraga tradisional tersebut.
Kejuaraan olahraga tradisional ini lanjutnya, diselenggarakan oleh KORMI Provinsi Banten dengan salah satu tujuan utamanya untuk memasyarakatkan kembali olahraga tradisional yang merupakan budaya bangsa, agar tidak tergerus oleh waktu dan perkembagan zaman.
“Kejuaraan diselenggarakan setiap tahun, dimana tuan rumah kegiatan berpindah-pindah seperti di Kabupaten Serang dan lainnya, sekarang tepatnya di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Syaukani pun menegaskan, dipilihnya Kabupaten Tangerang untuk menjadi tuan rumah pada tahun ini bukan tanpa alasan, melainkan karena Kabupaten Tangerang sendiri merupakan salah satu sentra olahraga tradisional di Provinsi Banten.
“Dari tingkat pelajar kita budayakan kembali, selain tingkat provinsi Banten kejuaraan olahraga tradisional ini juga dilaksanakan di tingkat Kota/Kabupaten. Dipilihnya Kabupaten Tangerang untuk tahun ini, karena merupakan salah satu sentra olahraga tradisional,” tandasnya.

