TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan pentingnya ketepatan sasaran penerima Gerakan Pangan Murah (GPM) dan keakuratan data, terkait fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) di masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan lebaran.
Maka dari itu, dirinya menekankan pentingnya koordinasi antar dinas terkait mulai dari Disperindag sampai Dinas Pertanian serta juga seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.
“Kita ingin agar pelaksanaan GPM itu nanti harus tepat sasaran penerimanya. Terus keakuratan data terkait harga dan ketersedian bahan pokok juga terus dipantau agar kita bersama juga bisa melakukan langkah antisipasinya,” tegasnya, saat menghadiri Rakor Forkopimda, menjelang Bulan Ramadan di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa 10 Februari 2026.
Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya upaya-upaya penindakan tegas, sebagai efek jera kepada para pihak yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan.
Baik itu terkait dengan permainan harga lanjutnya, maupun segala aktifitas yang berpotensi mencemari kesucian bulan suci Ramadan
“Kalau ada pelanggaran-pelanggaran, bagaimana laporannya, jangan sampai cuma formalitas. Tindakan tegas kepada para pelanggar juga harus diterapkan agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Selain persoalan ketersediaan komoditi pokok sampai dengan fluktuasi harga, Wakil Bupati Tangerang itu juga menyampaikan hal lain yang perlu menjadi pembahasan dan perhatian serta kewaspadaan bersama pada Rakor tersebut.
Potensi bencana menurutnya, harus juga menjadi perhatian mengingat saat ini merupakan musim penghujan, dimana dalam beberapa waktu ini hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi.

