TANGERANG — Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kota Tangerang, Kombes Pol Andi M Indra Waspada, menegaskan bahwa tidak ada yang diamankan pihaknya, selama terjadi gelombang aksi unjuk rasa terutamanya di wilayah hukum Polresta Tangerang.
Hal tersebut ia sampaikan usai melakukan dialog bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, dengan masa aksi gabungan Mahasiswa dari HMI, PMII dan BEM UNIPI, Senin 2 September 2025.
“Tidak ada yang kita amankan, tidak ada sama sekali. Alhamdulillah warganya tertib kondusif, begitupun dengan pelajar tidak ada yang kita amankan” ungkap Kombes Pol Andi M Indra Waspada kepada awak media.
Kapolresta Tangerang itu juga menuturkan, pihaknya masih terus melakukan patroli di sejumlah titik, yang merupakan lokasi keberangkatan menuju Jakarta.
Dirinya melanjutkan, terutama yang harus diantisipasi dalam kondisi saat ini adalah anak pelajar. Dimana seperti diketahui, muncul kekhawatiran dari para orang tua sampai akhirnya Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, menetapkan kegiatan belajar jarak jauh.
“Malam hari ini seperti biasa, kita kepada titik-titik dimana lokasi-lokasi keberangkatan menuju Jakarta. Seperti di stasiun Tigaraksa ya, satu lagi di stasiun Daru” katanya.
Ia juga menuturkan telah menerima informasi terkait adanya salah seorang pelajar asal Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang menjadi korban dalam gelombang aksi di Jakarta.
Meski peristiwa tersebut terjadi bukan di wilayah hukum Polresta Tangerang, pihaknya tetap mencari informasi dan mendalami informasi lebih pasti.
Pihaknya lanjut Indra, juga telah mendatangi pihak keluarga dan menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang menimpa, serta memastikan apakah pihak keluarga ingin menindaklanjuti apa yang terjadi.

